Archive for May, 2008

h1

Blackberry Mobile Internet

May 30, 2008
Tayang : Minggu, 01 Juni 2008
Narasumber : Anyia Rumonda (Value Added Services Telkomsel)

Blackberry adalah piranti nirkabel kecil dalam genggaman seperti handphone. Blakberry mendukung berbagai aplikasi mobile untuk push email, mobile telephone , sms, faks internet, web browsing, dan berbagai layanan secara nirkabel.

Blackberry pertama diperkenalkan di Kanada pada tahun 1997. Saat ini sekitar 14 juta pengguna Blackberry tersebar di seluruh dunia.

Di indonesia, telkomsel bekerja sama dengan RIM atau Research In Motion meluncurkan layanan Blackberri layanan internet prabayar pertama di Asia dengan metode self provisioning, di mana aktivasinya dilakukan hanya dengan SMS.

Layanan ini menghadirkan push email , di mana pelanggan prabayar dapat mengakses email hingga 10 account sekaligus –dimanapun dan kapanpun .

Hadirnya Blackberry prabayar ini tentunya semakin melengkapi layanan push email Telkomsel dengan menyediakan pilihan layanan push email lainnnya, yakni Haloventus, Blackberry, Microsoft Direct Push, dan Telkomsel You’ve Got Mail.

Untuk mulai berlangganan layanan ini, pelanggan cukup mengirim SMS dengan format bbreg ke 333 .

Setelah register, pengguna langsung dapat menikmati layanan push mail Blackberry melalui Blackberry handheld atau ponsel yang mendukung aplikasi Blackberry Connect.

Saat ini aplikasi Blackberry Cconnect sudah banyak ditemukan di banyak ponsel yang beredar di pasaran atau dapat di-download untuk ponsel yang mendukung.

Pelangggan dapat mengakses email termasuk attachment-nya dari berbagai email provider terkemuka di dunia, seperti: Hotmail Plus, Yahoo!, Google Mail, dan semua internet service provider (ISP) yang mendukung protocol pop3 dan imap4.

Jika menggunakan Blackberry handheld pengguna dapat melakukan internet browsing.

Jaringan berteknologi 3G, yaitu UMTS, WCDMA, dan HSDPA yang digunakan untuk mendukung layanan ini sudah tersebar di 111 kota dari Sumatera hingga wilayah Indonesia Timur.***

h1

Broadband via Fiber Optic

May 27, 2008
Tayang : Minggu, 25 Mei 2008
Narasumber : Adi Kusma (President Director Biznet)
Sylvia W. Sumarlin (Ketua Umum APJII)

Kecepatan berinternet sangat penting, karena segala konten dalam jaringan internet saat ini sudah semakin kompleks.

Akses multimedia –baik itu untuk mendownload berbagai macam data seperti image, video, software, database perusahaan– adalah keperluan yang semakin esensial dalam rutinitas kehidupan manusia dan pelaku bisnis.

Kecepatan mengakses internet tentu ditunjang kapasitas bandwidth, kemampuan internet provider, dan juga komputer end user-nya.

Salah satu media transfer data cepat adalah dengan media fiber/serat optik dari Biznet Networks.

Fiber atau serat optik yang pertama kali dikembangkan pada tahun 1970 adalah helaian dari gelas optikal murni setipis rambut manusia, yang dapat membawa dan menghantarkan informasi digital untuk jarak jauh.

Dibandingkan dengan kabel tembaga biasa, fiber optik memiliki kecepatan transfer data lebih tinggi hingga gigabit.

Kapasitas bandwidth-nya lebih besar hingga miliar bit per detik dan memungkinkan kita untuk melakukan non-stop browsing, download, bermain game dari internet dengan konektivitas tak terputus tanpa perlu me-refresh browser.

Koneksi dengan fiber optik tidak terganggu gelombang elektromagnetik, sehingga untuk percakapan telepon menjadi lebih jernih.

Teknologi ini ditawarkan oleh Biznet Network yang meluncurkan layanan broadband internet dengan menggunakan jaringan kabel fiber optik untuk market bisnis dan perumahan.

Jaringan Metro fiber to home dapat memberikan layanan triple play terdiri dari internet dan intranet, voice over internet protocol (VOIP), tv interaktif, dan multimedia di dalam satu infrastruktur.

Biznet sudah membangun konstruksi fiber optik di seluruh area Jakarta Central District, di hampir 200 gedung perkantoran, apartemen, dan mal.***

h1

ICT Expo Indonesia 2008

May 17, 2008
Tayang : Minggu, 18 Mei 2008
Narasumber : Giri Suseno (Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia)
Suhono Harso Supangkat (Staf Khusus Menkominfo)

Indonesia sudah mulai melangkah menuju “e-nation”, di mana berbagai aktivitas di segala bidang dilakukan secara elektronik dan digital.

Untuk mencapai “e-nation” tersebut Indonesia memerlukan dukungan dari berbagai pihak yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi secara global.

ICT Expo dan e-Indonesia Summit 2008 adalah even yang mendukung semua pihak yang terlibat dalam ICT untuk berperan lebih global .

Sekitar 150 peserta berasal dari instansi pemerintah, swasta, asosiasi, industri, dan media baik dari dalam maupun luar negeri akan tampil dalam pameran tersebut.

Event tahunan ICT Expo Indonesia 2008 yang diselenggarakan untuk kedua kalinya ini berupa ajang pameran dan forum konferensi yang berfokus pada teknologi informasi, animasi, broadcasting, komunikasi, dan konvergensi digital.

Pada ajang ini dipamerkan perkembangan teknologi IT tercanggih dengan target audien “b to b” atau business to business, berasal dari pemerintah, industri, profesional,
dan swasta.

Pameran ini diselenggarakan di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta selama 4 hari dari tanggal 21 hingga 24 Mei 2008.

Apresiasi terhadap peserta yang berprestasi pada perkembangan dunia IT di indonesia akan diwujudkan dalam bentuk pemberian international award kepada perusahaan dan perorangan.

Metro TV di ICT Expo 2008

Metro TV sebagai tv official pada ajang bergengsi ini akan berperan serta dengan menggelar berbagai kegiatan, yaitu pada tanggal 21 Mei 2008 akan diselenggarakan lomba presenter program e-Lifestyle dan I-Witness.

Pada tanggal 22 Mei 2008 diselenggarakan klinik tentang virus komputer dengan Anton Pardede dari PC Media sebagai narasumber.

Pada tanggal 23 Mei 2008 , akan berlangsung klinik tentang internet murah, linux, dan VOIP bersama pakar IT Kang Onno Purbo.

Di hari terakhir Expo pada tanggal 24 Mei 2008, program citizen journalism Metro TV, yaitu I-Witness akan menggelar diskusi bagaimana membuat berita tv, membuat gambar yang baik, dan proses editng dengan narasumber dari Metro TV.***